DATANG dari pusat ibu kota sedikit membosankan dengan gosip hiruk pikuk suasana politik yang jauh disentuh-dirasakan rakyat kecil tetapi duduk mendengarkan orang ngobrol itu sungguh asyik - mengikuti cerita mereka tentang lika-liku hidup dan dunia mereka. Ini memang pekerjaan 'tukang cerita' seperti saya, dan saya bisa berada di bagian dunia mana saja untuk menemukan orang-orang tanpa memandang keberadaan status sosialnya dan cerita-cerita seperti ini - kerap kali menginspirasi saya untuk berpikir dan menulis. Baru-baru ini saya berada di Kalimantan Barat, tepat di luar kota Pontianak yang cukup sibuk. Hari sudah sore dan matahari perlahan mulai terbenam.
Saya sedang bersama Pak Andreas Muhtorein, seorang politikus dan mantan akademisi berusia 60 tahunan, dan juga Wakil Bupati Kubu Raya, salah satu dari banyak kabupaten yang sedang berkembang di Indonesia setelah era otonomi daerah. Pak Andreas orangnya kalem, dan tampak malu-malu menceritakan karir keduanya yang terjadi hampir secara kebetulan.
