Sederhananya, pembiaran bahasa terjadi biasanya dipicu oleh sebagian pemahaman bahwa yang penting komunikatif antarkedua belah pihak dalam berbahasa. Memang, sikap seperti itu tidak bisa sepenuhnya disalahkan karena fungsi berbahasa demikian. Akan tetapi, toleransi terhadap berbahasa yang demikian akan menyebabkan pengabaian terhadap kaidah-kaidah bahasa Indonesia yang benar. Perlu diingat, penggunaan bahasa Indonesia tidak semata baik, tetapi memerhatikan sisi benarnya.
Showing posts with label Khairul Fuad. Show all posts
Showing posts with label Khairul Fuad. Show all posts
Saturday, December 3, 2011
Pembiaran Bahasa
Pembiaran sering kali dikaitkan dalam konteks hukum, seperti tunakuasa aparat menangkap tangan pelaku perusakan dalam aksi-aksi jalanan yang bersifat massif. Modus operandi seperti ini sering diterapkan oleh sebagian masyarakat dengan maksud agar aparat yang berwenang sulit menginvestigasi dan mengidentifikasi proses hukum dalam rangka penegakan hukum. Tanpa mengurangi pentingnya penerapan kerangka hukum, sebenarnya pembiaran bahasa perlu juga diberi porsi pembicaraan dalam kerangka berbangsa dan bernegara Indonesia. Pembiaran bahasa berakibat kepada tunapeduli berbahasa dalam kerangka berbangsa dan bernegara karena bahasa sebagai faktor identitas bangsa dan negara.
Sederhananya, pembiaran bahasa terjadi biasanya dipicu oleh sebagian pemahaman bahwa yang penting komunikatif antarkedua belah pihak dalam berbahasa. Memang, sikap seperti itu tidak bisa sepenuhnya disalahkan karena fungsi berbahasa demikian. Akan tetapi, toleransi terhadap berbahasa yang demikian akan menyebabkan pengabaian terhadap kaidah-kaidah bahasa Indonesia yang benar. Perlu diingat, penggunaan bahasa Indonesia tidak semata baik, tetapi memerhatikan sisi benarnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)
